Oleh: twpkapoposang | Januari 11, 2013

Budidaya Rumput Laut masyarakat Pulau Gondong Bali, upaya konservasi untuk mengurangi tekanan terhadap sumberdaya hayati laut di TWP Kapoposang.


DSCN8302Aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan bom dan potas di kawasan perairan Taman Wisata Perairan Kepulauan Kapoposang dan Laut Sekitarnya, mengancam kehidupan terumbu karang dan ekosistem laut di kawasan tersebut. Salah satu solusi yang harus dilakukan untuk mengurangi tekanan terhadap terumbu karang, masyarakat perlu mencari alternatif mata pencaharian yang ramah lingkungan. Kegiatan budidaya rumput laut ini dipilih berdasarkan keinginan masyarakat yang beberapa tahun yang lalu pernah mencoba menanam rumput.

DSCN8350Desember 2012, upaya budidaya rumput laut sebagai salah satu mata pencaharian alternatif bagi masyarakat Pulau Gondong Bali yang termasuk ke dalam kawasan Taman Wisata Perairan Kepulauan Kapoposang dan Laut Sekitarnya mulai dirintis kembali. Melalui Satker TWP Kapoposang kegiatan budidaya rumput laut dimulai dengan membentuk dan mendampingi  tiga kelompok budidaya rumput laut Pulau Gondong Bali yakni Kelompok Budidaya Pasir Putih, Kuda Laut, dan Batu Biru melalui Surat Keputusan Kepala Desa Mattiro Matae.

IMG_1590Survey pendahuluan yang dilakukan sebelumnya dengan melibatkan peneliti rumput laut dari Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar terhadap beberapa lokasi di TWP Kepulauan Kapoposang dan Laut Sekitarnya dilihat dari segi kualitas air, pergerakan pola arus, dan topografi wilayah, diperoleh hasil Pulau Gondong Bali dan Pulau Pamanggangan merupakan areal yang paling representatif untuk budidaya rumput laut. Survey ini dilakukan untuk meminimalisir kegagalan akibat pemilihan lokasi yang kurang tepat, seperti yang terjadi pada beberapa masyarakat yang pernah mencoba sebelumnya untuk menanam rumput laut namun hasil yang didapatkan kurang maksimal. Langkah lain yang ditempuh untuk meminimalisir kegagalan yaitu dengan memberikan materi mengenai teknik-teknik pembudidayaan rumput laut oleh pemateri dari BBAP Takalar.

DSCN8414Tahapan uji coba juga dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan budidaya rumput laut nantinya, ujicoba dilakukan dengan melibatkan kelompok budidaya yang telah terbentuk di Pulau Gondong Bali. Pada tahapan ini dilakukan penanaman rumput laut skala kecil di tiga titik sampling hasil survey pendahuluan, dengan menggunakan metode rakit ukuran 10X10 meter dan bibit rumput laut dari spesies Eucheuma cottonii sebanyak 150 kg. Melalui tahapan uji coba tersebut, dijadikan sebagai ajang simulasi bagi 3 kelompok budidaya, teknik mengikat bibit, bentangan tali, jarak antar bentangan, pemanenan dan penanganan pasca panen dikupas tuntas dalam simulasi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: